Ramadhan..
Ketika mulut tak mampu lagi tuk berucap
Beribu syukur mengendap di hati
Ketika jiwa dan raga mampu menemuimu kembali
Aku tak tahu apa yang kurasa
Apakah ini senang?
Sedih?
Bahagia?
Haru?
Atau yang lain?
Ya Ramadhan..
Izikan aku menemuimu kembali
Menumpahkan gelora rinduku padamu
Alunan ayat-ayat itu,
Suara dzikir yang tiada henti
Betapa hati begitu tenang
Ya Ramadhan..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar